Home
Sampah Batam Berpotensi Sebagai Energi Terbarukan
Redaksi KEI FM / Monday, 11 January 2016 04:13
Wakil-WakoWakil Walikota Batam, Rudi bersama anggota komite II DPD RI dapil Kepri, Djasarmen Purba dan ketua komite II DPD RI, Parlindungan Purba meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur, Jum'at (8/1). TPA Telaga Punggur dinilai berpotensi sebagai sumber energi terbarukan.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam, Suleman Nababan mengatakan Pemko Batam sudah berencana membuat energi bahan baku listrik dari sampah. "Namun selalu ada kendala dan gagal, katanya."
Tahun 2015, sebutnya, DKP Kota Batam melelang pengelolaan sampah kepada pihak swasta. Namun, sampai akhir tahun tidak ada yang mrndaftar lelang. "Investor meminta jaminan regulasi supaya modal bisa kembali dengan keuntungan yang wajar. Ini yang belum dimiliki Pemko Batam" sebutnya.
DKP Kota Batam sebetulnya sudah mengajukan pembahasan Ranperda, namun belum ada dimasukkan dalam prolegda 2015. "Tahun ini akan coba ajukan lagi. Mudah-mudahan dapat dibahas di DPRD Kota Batam" imbuhnya.
Untuk penanganan TPA Punggur ini, DKP Kota Batam sudah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak antara lain Bapennas dan BKPM. "Untuk mengubah energi terbarukan dari sampah butuh teknologi bernama insenerator dengan nilai investasi Rp.776 miliar" masih kata Nababan.
Masalah lain, sebutnya, apabila tidak diambil tindakan, maka hanya akan bisa bertahan selama enam sampai sembilan tahun ke depan. "Dengan demikian pengelolaan energi terbarukan dari sampah sangat dibutuhkan" paparnya.
Anggota komite II DPD RI, Djasarmen Purba mengatakan saat ini belum ada kota yang mampu mengubah energi sampah untuk tenaga listrik. "Apabila dikembangkan tentu di Batam bisa jadi pilot project" katanya.
Selain itu, di Batam juga berpotensi dikembangkan pengelolaan energi terbarukan dari limbah B3. "Saat ini pembuangan limbah B3 hsrus ke Cileungsi. Terkadang karena biaya mahal, banyak perusahaan di rengah jalan membuang ke laut" akunya.
DPD RI, sebutnya, akan membantu di tingkat pusat. Menurutnya, pihaknya akan membawa ke kementrian terkait untuk ditindaklanjuti. "Kami akan fasilitasi pertemuan dengan menteri lingkungan hidup, menteri ESDM, PLN dan stakeholder lainnya" akunya.
Rudi bersama anggota DPD RI meninjau proses pembuangan sampah di TPA Telaga punggur. Di tanah seluas 40 hektare tersebut jadi tempat penampungan sampah dari seluruh masyarakat Batam.(Humas Batam)

Share this post

Add comment


Security code
Refresh

logo KEI 102.3 FM

Streaming

streaming2012-1request2012-nyamping

Facebook

CHRISTYKIDS

Statistics

mod_vvisit_counterToday206
mod_vvisit_counterYesterday169
mod_vvisit_counterThis week744
mod_vvisit_counterThis month21073
mod_vvisit_counterAll days2632851

We have: 39 guests online
Your IP: 54.197.150.255
 , 
Today: Mar 29, 2017

PETA BATAM

Peta_Batam