| Komunitas Hijabers Batam Diresmikan |
| Monday, 16 January 2012 03:09 |
|
"Sesuai kamus bahasa Arab, hijab itu kan benteng atau melindungi. Dengan begini mudah-mudahan generasi penerus kita tidak ada lagi yang bertindak di luar norma-norma yang berlaku seperti yang terjadi beberapa bulan terakhir," lanjut Dahlan. Kata Dahlan, pemerintah siap mendukung semua kegiatan yang akan dilaksanakan hijabers. Sebab, dengan aktif mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan hijabers maka para remaja bisa mengisi waktu luangnya dengan kegiatan-kegiatan positif. Lebih dari itu, mereka juga bisa terhindar dari beragam kenalalan remaja, seperti pergaulan bebas dan narkoba. Wawasan dan pergaulan mereka juga akan semakin bertambah yang merupakan bekal penting untuk masa depannya. Menurutnya, saat ini kesadaran masyarakat muslim dalam memakai jilbab cukup tinggi. Hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya adanya kesadaran beragama yang tinggi untuk selalu menutup aurat, kemudian faktor ekonomi yang semakin baik dan faktor informasi teknologi dimana informasi mengenai bagaimana tampil modis dengan memakai jilbab dapat dengan mudah diperoleh. Sementara itu, Ketua Hijabers Batam Raden Siti Indriati Ningsih mengatakan, sebenarnya Hijabers Batam sudah terbentuk sejak 27 Maret 2011, hanya saja baru sekarang memperkenalkan diri atau launching. Menurutnya, hijabers merupakan tempat sekumpulan wanita berjilbab untuk berbagi informasi dan merupakan tempat silaturrahmi. "Kita di sini hadir hanya sebagai ajang silaturahmi dan saling berbagi informasi untuk menjadi wanita yang agamis, dinamis dan kreatif menuju Batam yang madani," katanya. Diharapkan Hijabers Batam nantinya dapat menjadi ikon dan tempat dimana para hijabers dapat saling bertukar informasi. Karena ke depannya Hijabers Batam memiliki program-program untuk memensosialisasikan kepada generasi muda untuk berjilbab dan melaksanakan kegiatan-kegiatan lainya, seperti seminar kesehatan dan lain-lain. "Kita tidak hanya tempat berkumpul saja, dengan 20-an pengurus yang ada sekarang mudah-mudah dapat melaksanakan agenda kegiatan, seperti sosialisasi, dan seminar-seminar kesehatan. Khususnya di sekolah-sekolah," kata Siti. Dalam acara tersebut juga dihadiri penasehat Hijabers Batam, Ny Mariana Dahlan yang juga merupakan Ketua PKK Kota Batam. Ia mengatakan, dengan terbentuknya komunitas hijabers dapat mendorong terciptanya peradaban berbusana sesuai syar'i. "Dan dapat menjadi langkah yang dapat dikemas dengan pola pikir cerdas, religius dan dapat diselaraskan dengan program PKK." Mariana berharap kehadiran Komunitas Hijabers Batam mendapat respon positif dari wanita muslim dengan semakin banyak yang berbusana muslimah. Ia meminta Komunitas Hijabers Batam agar dapat merangkul para remaja untuk ikut serta memajukan Batam. Sumber : Haluan Kepri |

![]() | Today | 448 |
![]() | Yesterday | 1477 |
![]() | This week | 6540 |
![]() | This month | 37465 |
![]() | All days | 325286 |